Pada umumnya setelah kita selesai menulis sebuah artikel di blog kita, maka artikel tersebut akan ditampilkan secara utuh di halaman depan, bukan? Menampilkan secara utuh semua artikel di halaman depan blog kita dapat membuat proses loadingnya menjadi sangat lambat. Apalagi pada setiap artikel ada gambarnya.
Kalau saya sih lebih suka pada saat orang lain mengakses blog saya, isi artikelnya tidak ditampilkan seutuhnya. Itu salah satu trik untuk membuat para pengunjung penasaran.

Jika pengunjung ingin membaca isi artikel saya secara lengkap, tentu dia harus mengklik tulisan (read more. . .) pada artikel saya. Nah, pertanyaannya gimana sih membuat tulisan (read more. . .) pada setiap artikel?
:-D Itu hal yang mudah. Pada saat kamu lagi menulis artikel, klik tulisan “read more” yang ada dibawah judul. Maka akan muncul kode html seperti ini <!–read more–> di paling bawah tulisan artikel kamu. Coba cek dulu, ada enggak? Kalau ada kamu cukup pindahkan kode html ini di paragraf yang kamu inginkan.

Misalnya: Ini adalah blog baru saya. Saya baru membuatnya kemarin. <!–read more–>

Nah, seperti itu lah caranya. Kalau sudah selesai klik Terbitkan. Kamu bisa lihat sendiri hasilnya di halaman depan blog kamu. Gimana, artikelnya tidak ditampilkan seutuhnya kan? Seperti halaman depan blog saya ini.

:-) ~Selamat Mencoba~

Sumber : http://f4dhli.wordpress.com

Tema atau theme menentukan tampilan blog WordPress kita. Dalam posting ini saya akan membahas tentang bagaimana kita bisa mengubah tema standar WordPress yang secara otomatis terpasang pada saat kita menginstal WordPress. Hal ini tentu saja sangat mudah karena di WordPress sudah ada fitur-nya dan tinggal memilihnya. Tulisan ini akan melengkapi segi kemudahan tersebut dengan menambahkan informasi yang berkaitan dengan penerapan Bahasa Indonesia pada tema yang kita pilih.

Mengubah tema WordPress

Apa itu WordPress dan bagaimana WordPress bisa bermanfaat buat kita dalam ber-jualan online bisa dibaca dalam tulisan saya sebelumnya yang berjudul Jualan Online dengan WordPress. Sedangkan aspek bagaimana caranya, atau bagaimana memulainya bisa dibaca dalam tulisan Cara Pakai WordPress untuk Jualan Online. Tulisan ini melengkapi dua tulisan tersebut dengan fokus pada bagaimana caranya membuat tampilan toko online kita lebih cantik melalui pengubahan tema standar WordPress.

WordPress memiliki dua tema standar yang bisa langsung kita pakai tanpa perlu mengunduhnya secara terpisah. Kedua tema standar tersebut adalah Default dan Classic. Secara tampilan keduanya memang benar-benar standar, dan kurang pas jika dipakai untuk jualan online. Lagi pula dengan memakai tema standar, kemungkinan besar banyak sekali situs dan blog lain yang menggunakannya, sehingga tampilan jualan online kita tidak begitu unik.

Kedua gambar berikut ini menampilkan tema WordPress standar. Gambar sebelah atas adalah tema Default, sedangkan gambar bawah tema Classic.

Tema WordPress Default

Tema WordPress Classic

Jika kita menginginkan tema WordPress yang benar-benar unik dan sesuai dengan keinginan kita, tentu kita harus merancangnya sendiri. Hal itu tidak mudah karena memerlukan pengetahuan dan keterampilan grafis web. Cara yang lebih mudah adalah dengan mencari tema-tema WordPress yang sudah dibuat oleh orang lain dan di-share di web. Banyak yang bagus dan gratis, dan banyak juga yang berbayar.

Mencari dan Memilih Tema WordPress
Pertama kita harus menentukan apakah akan menggunakan tema WordPress yang gratis atau berbayar. Banyak sekali tema yang gratis di internet. Walaupun gratis, banyak juga diantaranya yang bagus dan tidak kalah dari tema yang berbayar. Kelebihan tema yang berbayar biasanya dari sisi keunikan, karena kita bisa membeli tema dengan perjanjian agar benar-benar unik. Untuk tahap awal, sebaiknya kita menggunakan tema yang gratis dulu.

Mencari tema WordPress gratis di internet sangat mudah. Pertama kita bisa mengunjungi web resmi WordPress yang menyediakan cukup banyak tema gratis dan bagus. Silakan kunjungi http://wordpress.org/extend/themes/ untuk melihat-lihat koleksi tema gratis dari WordPress.org. Setiap tema disertai dengan gambar mini yang menunjukkan tampilan dari tema tersebut. Gambar mini tersebut memudahkan kita untuk menilai tampilan sebuah tema.

Kita juga bisa mencari tema gratis WordPress dengan bantuan mesin pencari seperti google dan bing. Buka google dan mulai mencari dengan kata kunci ‘free wordpress theme’, dan kita akan segara melihat banyak sekali situs web yang menawarkan tema WordPress gratis. Silakan kunjungi dan lihat satu per satu sebelum kita menjatuhkan pilihan pada salah satunya.

Hal kedua yang harus kita mengerti adalah widget. Fitur widget pada WordPress mulai ada sejak versi 2.0. Widget adalah area yang bisa kita letakkan ke dalam sidebar WordPress tanpa kita perlu mengerti bagaimana cara meng-edit berkas WordPress secara langsung. Cukup dengan download widget, lalu di layar Dashboard kita tinggal drag-and-drop widget tersebut ke sidebar, maka secara otomatis widget tersebut akan terpasang di sidebar WordPress kita.

Tidak semua tema WordPress mendukung widget. Hal ini karena banyak dari tema-tema tersebut yang dibuat untuk WordPress versi sebelum 2.0 yang memang belum dilengkapi fitur widget. Jika sebuah tema tidak mendukung widget, maka kita akan kerepotan meng-edit berkas WordPress apabila kita memerlukan fitur tambahan di sidebar. Jadi usahakan hanya mengunduh tema yang mendukung fitur widget.

Untuk mengetahui apakah suatu tema mendukung widget atau belum, bisa dibaca pada situs penyedia tema tersebut. Biasanya tema yang sudah mendukung widget akan menyebutkan bahwa tema tersebut widget enabled atau support widget.

Mengubah Tema WordPress
Tema WordPress bisa diubah dari panel administrasi Dashboard. Namun, pada versi 2.8.2 yang saya pakai, pengunduhan tema dari Dashboard selalu mengalami kegagalan. Alternatif-nya adalah dengan cara mengunduh tema tersebut secara manual, kemudian mengirimkannya kepada layanan bantuan dari tempat hosting kita, dan meminta bantuan untuk disalinkan file tersebut ke direktori theme dari WordPress kita.

Setelah tema yang hendak kita pakai sudah tersedia, secara otomatis tema tersebut akan muncul di layar ‘Kelola Tema’. Gambar berikut menunjukkan contoh sebuah tema yang bernama Arclite sudah muncul dalam layar ‘Kelola Tema’.

Tema Arclite dalam layar 'Kelola Tema'

Klik pada gambar miniatur tema tersebut untuk memperlihatkan layar pra-tampil dari tema WordPress tersebut sebelum kita benar-benar memilihnya. Dalam layar pra-tampil kita bisa melihat versi sesungguhnya dari tema tersebut. Jika kita sudah benar-benar yakin untuk menggunakan tema tersebut, klik link Activate “[nama tema]“ yang terletak di sebelah kanan atas layar pra-tampil. Gambar berikut menunjukkan layar pra-tampil dari tema Arclite yang saya pakai sebagai tema WordPress dalam demo ini.

Pra-tampil tema Arclite

Jika sudah diaktifkan, tema tersebut bisa langsung kita lihat di halaman depan. Semua halaman WordPress kita sekarang sudah menggunakan tema yang baru tersebut. Tetapi ada satu hal yang perlu kita perhatikan, yaitu perubahan bahasa. Sebelumnya kita sudah mengkonfigurasi WordPress kita dengan Bahasa Indonesia, namun begitu mengganti tema, sebagian besar bahasa WordPress kita berubah menjadi bahasa Inggris.

Perubahan bahasa ini hanya terjadi pada kata-kata selain isi dari tulisan kita. Contohnya kata-kata ‘ditulis oleh’ berubah menjadi ‘posted by‘. Sementara isi dari tulisan kita tetap tidak akan berubah ke bahasa Inggris. Apabila hal ini tidak menjadi masalah, berarti konfigurasi tema telah selesai. Namun apabila hal ini dianggap mengganggu, kita perlu mengerti sedikit tentang aspek bahasa pada tema WordPress.

Tema WordPress Bahasa Indonesia
WordPress mendukung multi bahasa. Bahkan edisi khusus WordPress berbahasa Indonesia pun tersedia. Bahasa Indonesia yang terpasang pada WordPress standar hanya berlaku bagi berkas-berkas asli yang berasal dari satu paket yang sama pada saat kita mengunduh WordPress. Berkas-berkas yang ditambahkan berikutnya, berupa plug-in dan tema tambahan tidak secara otomatis mendukung Bahasa Indonesia.

Tidak semua tema WordPress mendukung multi bahasa. Untuk mengetahui apakah sebuah tema mendukung multi bahasa atau tidak, kita bisa meng-ekstrak arsip tema yang kita download pada langkah sebelumnya ke sebuah folder di komputer kita. Kemudian perhatikan struktur folder dari tema tersebut. Jika kita bisa menemukan folder lang yang di dalamnya mengandung file-file yang berakhiran .po dan .mo, berarti tema tersebut mendukung multi bahasa. Gambar di bawah ini memperlihatkan struktur folder tema Arclite yang mendukung multi bahasa.

Struktur folder tema Arclite

Walaupun sebuah tema WordPress mendukung multi bahasa, belum tentu tema tersebut mendukung Bahasa Indonesia yang siap pakai. Tema yang mendukung Bahasa Indonesia dan siap pakai akan memiliki berkas terjemahan id_ID.po dan id_ID.mo dalam folder lang. Jika kedua berkas tersebut tidak ada berarti harus ditambahkan sendiri. Mengedit berkas .po dan mengkompilasinya menjadi berkas .mo adalah pekerjaan teknis yang cukup menyita waktu dan di luar cakupan tulisan ini. Oleh karena itu lebih baik kita mencari tema multi bahasa yang sudah mendukung Bahasa Indonesia, atau mencari berkas-berkas id_ID.po dan id_ID.mo dari sebuah tema di internet melalui bantuan mesin pencari.

Kesimpulan
Tampilan standar WordPress perlu kita ubah untuk membuat blog atau situs kita lebih cantik dan unik. Tema-tema WordPress baik yang gratis maupun yang berbayar bisa kita cari dan unduh lewat internet. Memasang tema WordPress sangat mudah karena sudah disediakan layar ‘Kelola Tema’ yang terdapat dalam dashboard WordPress. Agar kita tetap bisa menggunakan Bahasa Indonesia, tema yang kita pakai harus mendukung fitur multi bahasa dan memiliki berkas terjemahan Bahasa Indonesia.

sumber : http://suhanto.com/mengubah-tema-standar-wordpress/

Hello world!

Posted: 9 Juli 2010 in Uncategorized

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!

Yap, tiga postingan sebelumnya, Bloggingly sudah membahas tentang disain

Blog Theme Design by liamuk7atau tampilan blog. Mulai dari kenapa aspek disain itu perlu diperhatikan dalam berblogging-ria dan juga pilihan mana yang lebih anda suka, disain tema sendiri atau disain tema orang lain serta apa yang anda butuhkan untuk mendisain tema blog anda. Dan saya yakin pasti anda sudah punya persepsi tentang disain tampilan blog anda dan pilihan yang tepat untuk blog anda.

Langsung saja, pada postingan kali ini saya ingin berbagi cara untuk mengganti tema blog anda. Mungkin bagi yang sudah pernah melakukan pergantian tema di wordpress, blogspot, atau blog-blog lainnya tentunya bukan menjadi masalah untuk mengganti tema blognya masing-masing. Tapi tak ada salahnya jika saya sedikit mengulangnya kembali untuk anda :D

Cara mengganti tema di WordPress.com dan WordPress Self Hosted

Sejalan dengan versi wordpress yang sudah mencapai 2.8 dengan salah satu kemampuan tambahan untuk menginstall tema baru, anda tidak lagi perlu mengakses file server blog anda melalui FTP untuk mengupload tema baru ke dalam direktori theme anda. Saya asumsikan anda menggunakan WordPress Self Hosted karena cara yang sama akan bisa digunakan untuk wordpress.com dengan perbedaan tidak bisa menambah tema sendiri pada wordpress.com

  1. Pertama siapkanlah tema yang sudah anda buat ata pilih untuk dijadikan tema blog anda
  2. Kemudian masuklah ke dashboard blog anda
  3. Lalu pilih appearance dan masuk ke dalam tab Add New Theme
  4. Di dalamnya anda akan melihat tampilan search jika anda ingin mencari tema yand sudah disediakan wordpress dengan berbagai filter fiturnya
  5. Jika anda ingin menginstall tema barunya klik lah tab Upload
  6. Lalu browse file tema blog anda dalam format .zip dan wordpress akan mengekstraknya secara otomatis nantinya
  7. Kalau sudah terpilih maka pilihan install now akan muncul lalu klik tombol tersebut
  8. Setelah proses upload selesai maka dibawah tulisan Theme Installed successfully bisa anda lihat ada preview, activate, dan return to themes page. Klik activate untuk langsung mengaktifkan tampilan blog anda yang baru.
  9. Jika sudah akses lah halaman home blog anda untuk melihat perubahan yang terjadi pada blog wordpress anda.

Cara Mengganti Tema di Blogspot

  1. Akseslah blog blogspot anda
  2. Setelah masuk ke dashboard anda, lihatlah Layout di sebelah tulisan Settings dan klik
  3. Jika anda belum memiliki template blogspotnya masuklah ke tab Pick New Template dan didalamnya anda bisa memilih template blogspot yang anda inginkan.
  4. Kalau anda memiliki template blogspot dengan rancangan sendiri klik lah tab Edit HTML
  5. Setelah masuk anda akan melihat barisan coding untuk template halaman blogspot
  6. Hal penting yang perlu anda lakukan adalah menyimpan file .xml template sebelumnya agar jika terjadi suatu yang tidak diinginkan anda bisa melakukan restore kembali. Download Full Template untuk memback-upnya
  7. Jika sudah, klik lah browse untuk mencari template yang sudah anda siapkan kemudian upload
  8. Dan jika berhasil anda akan melihat tampilan coding baru dari template yang sudah anda upload. Lalu save template tersebut.
  9. Kini halaman blogspot anda sudah berganti dengan tampilan yang baru :D

Beberapa situs yang menyediakan tema-tema untuk wordpress dan blogger baik free atau premium theme.

Well, jika anda sudah tidak sabar untuk mencobanya langsung saja ganti tema atau template anda dengan tampilan yang fresh :D

Happy Blogging! :D

Sumber : http://bloggingly.com/bagaimana-cara-mengganti-tampilan-tema-blog/